Penguji Karbonasi Manual CLRT-02

  • Standar: Bahasa Indonesia: : ASTM F1115
  • Pabrikan:Instrumen Sel
  • Aplikasi: Bahan pengemasan, wadah, dan banyak lagi.
  • Kustomisasi: Tersedia untuk persyaratan pengujian khusus dan transformasi otomatisasi

I. Pengenalan Alat Uji Karbonasi

Itu Penguji Karbonasi is an essential instrument for measuring the carbonation levels of beverages such as soft drinks, beer, and sparkling water. Ensuring the correct amount of carbon dioxide (CO2) in beverages is critical to maintaining product quality and meeting industry standards. Excess carbonation can cause containers to burst, while insufficient carbonation impacts taste and customer satisfaction. Accurate measurement of CO2 volume ensures consistency in production and compliance with quality control standards. At Cell Instruments, we specialize in manufacturing high-precision materials testing instruments, including carbonation testers. Our solutions are designed to help industries like food and beverage, packaging, pharmaceuticals, and quality inspection agencies perform reliable testing for carbonation levels.

II. Pentingnya Pengujian Karbonasi

Karbonasi merupakan komponen penting dalam industri minuman, yang memengaruhi rasa dan tekstur produk akhir. CO2 bertanggung jawab atas desisan dan sensasi di mulut pada minuman berkarbonasi, dan setiap penyimpangan dari tingkat yang diinginkan dapat memengaruhi kualitas keseluruhan. Penguji Karbonasi ensures that manufacturers maintain the correct CO2 levels throughout the production process, minimizing variations that could lead to poor customer experiences or product recalls. Using a carbonation tester also helps prevent container damage caused by over-pressurization. Excessive carbonation in bottled products can increase internal pressure, leading to leakage or even bursting. By accurately measuring carbonation levels, manufacturers can ensure product safety, reduce waste, and uphold quality standards.

III. Aplikasi Alat Uji Karbonasi

Itu Penguji Karbonasi digunakan secara luas di beberapa industri, termasuk:
  • Minuman: Minuman ringan, bir, air soda, dan minuman berkarbonasi lainnya.
  • Kemasan Makanan: Memastikan tingkat CO2 yang tepat dalam produk makanan kaleng atau botol.
  • Farmasi: Menguji kandungan CO2 dalam kemasan medis yang memerlukan tekanan.

IV. Metode Pengujian Alat Uji Karbonasi

Prosedur pengujian karbonasi melibatkan pengukuran tekanan dan suhu minuman untuk menentukan volume CO2. Penguji Karbonasi bekerja dengan mengikuti proses langkah demi langkah yang sederhana:
  1. Menusuk Tutup Botol: Langkah pertama adalah menusuk tutup botol menggunakan kepala penusuk penguji yang tahan lama dan kedap air. Ini memastikan botol tetap tertutup rapat setelah ditusuk, mencegah kebocoran.
  2. Membuka Katup Ventilasi: Setelah ditusuk, katup ventilasi dibuka untuk memungkinkan pelepasan gas yang terkendali. Langkah ini penting untuk mencegah tekanan berlebih saat menyiapkan minuman untuk pengujian.
  3. Mengocok Botol: Penguji mengharuskan botol sampel dikocok secara manual selama 40 detik. Proses ini memastikan pelepasan CO2 yang terperangkap dalam minuman, sehingga memungkinkan pengukuran tekanan yang akurat.
  4. Mengukur Tekanan dan Suhu: Setelah proses pengocokan, penguji mencatat tekanan di dalam wadah. Pengukur tekanan presisi tinggi dengan beberapa konversi satuan (Mpa, PSI, dll.) memastikan pembacaan yang akurat. Pada saat yang sama, suhu cairan diukur.
  5. Menghitung Volume CO2: Setelah tekanan dan suhu dicatat, data tersebut direferensikan silang dengan tabel volume karbonasi untuk menentukan volume CO2. Proses ini memberikan penilaian komprehensif terhadap tingkat karbonasi, memastikan konsistensi dan kepatuhan terhadap standar industri.

V. Kepatuhan terhadap ASTM F1115

Itu ASTM F1115 Standar ini sangat penting untuk pengujian karbonasi. Standar ini mendefinisikan metode yang digunakan untuk mengukur kadar karbonasi minuman dalam wadah tertutup. Kepatuhan terhadap standar ini memastikan bahwa proses pengujian akurat, dapat diulang, dan konsisten di berbagai jenis minuman. ASTM F1115 juga mewajibkan instrumen yang digunakan dalam pengujian karbonasi, seperti Carbonation Tester, memberikan pembacaan yang tepat yang memenuhi toleransi khusus untuk pengukuran CO2.

VI. Fitur Teknis Utama dari Penguji Karbonasi

  1. Mekanisme Penusuk Tahan Lama: Kepala penusuk pemadam dirancang untuk penggunaan berulang, memastikan penusukan botol yang andal tanpa kebocoran.
  2. Pengukur Tekanan Presisi Tinggi: Pengukur tekanan memungkinkan beberapa konversi satuan, termasuk MPa, PSI, dan bar, untuk memenuhi preferensi pengguna dan persyaratan pengujian internasional.
  3. Desain Anti Kebocoran: Sistem antikebocoran penguji memastikan bahwa sampel tetap utuh selama pengujian, memberikan pengukuran tekanan yang akurat tanpa gangguan dari faktor eksternal.
  4. Katup Ventilasi dan Pipa Knalpot: Katup ventilasi dan pipa pembuangan terintegrasi memungkinkan pelepasan gas yang terkendali, meminimalkan risiko tekanan berlebih atau pembacaan yang salah.
  5. Proses Pengocokan Manual: Sementara banyak penguji memiliki fitur pengocok otomatis, fitur pengocok manual memungkinkan kontrol yang lebih besar atas proses pengujian, menjadikan Penguji Karbonasi sangat serbaguna.

VII. Spesifikasi Teknis

Rentang Uji 0~1MPa
Resolusi 0,0001 MPa
Goncangan Buku petunjuk
Tajam Buku petunjuk
Tinggi Sampel ≤ 350mm (tersedia lainnya)

VIII. Mengapa Memilih Alat Uji Karbonasi Cell Instruments?

Dalam hal pengujian karbonasi, akurasi dan keandalan sangatlah penting. Penguji Karbonasi kami dirancang untuk memenuhi tuntutan ketat produsen minuman sambil mematuhi standar internasional seperti ASTM F1115. With high-precision pressure measurement, anti-leakage design, and customizable features, our tester offers a superior solution for CO2 volume testing. Additionally, Cell Instruments is committed to providing customizable options for unique testing needs, as well as automation transformation services. Whether you’re testing soft drinks, beer, or pharmaceuticals, our carbonation testers provide the precision and reliability your products require.

Tanya Jawab Umum

  1. Apa kegunaan Penguji Karbonasi? Penguji karbonasi digunakan untuk mengukur volume CO2 dalam minuman berkarbonasi seperti minuman ringan, bir, dan air soda. Alat ini memastikan bahwa produk memenuhi standar kualitas dengan mengukur tingkat karbonasi secara akurat.
  2. Bagaimana Penguji Karbonasi memastikan keakuratan? Penguji menggunakan kombinasi pengukuran tekanan dan suhu, yang kemudian dicocokkan dengan tabel volume karbonasi untuk menentukan kandungan CO2 yang tepat. Hal ini memastikan hasil yang konsisten dan akurat.
  3. Apa itu ASTM F1115, dan mengapa itu penting? ASTM F1115 adalah standar yang menguraikan metode untuk mengukur karbonasi dalam wadah tertutup. Kepatuhan terhadap standar ini memastikan bahwa proses pengujian akurat dan konsisten, sehingga menghasilkan hasil yang dapat diandalkan.
  4. Bisakah Penguji Karbonasi disesuaikan? Ya, Cell Instruments menawarkan opsi penyesuaian untuk memenuhi persyaratan pengujian tertentu, termasuk menyesuaikan tinggi sampel dan fitur otomatisasi.
  5. Industri apa yang mendapat manfaat dari penggunaan Penguji Karbonasi? Penguji ini banyak digunakan dalam industri minuman (untuk minuman ringan, bir, air soda), pengemasan makanan, farmasi, dan badan pengawasan mutu.

Model Terkait

Penguji Karbonasi Minuman Otomatis CLRT-01
id_IDID
Gulir ke Atas

Dapatkan penawaran dan metode gratis?

Isi formulir di bawah ini, dan kami akan segera menghubungi Anda.