Penguji Beban Atas TLT-01

  • Standar: ASTM D2659, ASTM D4577, ASTM D642, ISO 8113, ASTM D4169
  • Pabrikan:Instrumen Sel
  • Aplikasi: Wadah, Bahan pengemasan, Bahan alat medis, Pengujian farmasi, dan masih banyak lagi.
  • Kustomisasi: Tersedia untuk persyaratan pengujian khusus dan transformasi otomatisasi

I. Pengenalan Alat Uji Beban Atas

Penguji beban atas is a specialized instrument designed to measure the top-load strength and compression resistance of various packaging materials, such as bottles, cans, and containers. This equipment plays a crucial role in assessing the structural integrity of packaging, helping manufacturers ensure that their products can withstand external forces during transportation and handling. In industries such as packaging, food, pharmaceuticals, beverages, and consumer goods, top load testers are essential tools for maintaining quality control. Key applications of top load testing include evaluating the compressive strength of plastic and glass bottles, cartons, and even medical packaging. Penguji Beban Atas

II. Cara Kerja Top Load Tester

The top load tester operates by applying a controlled force to the top of a sample (such as a bottle or container) until it deforms or fails. This process helps determine the maximum load the sample can bear before breaking or collapsing. Various materials, including plastic bottles, cartons, and thermoplastic containers, can be tested to assess their compression resistance. The top load tester typically consists of a precision ball lead screw, a test platform, and load cells for accurate force measurements. During testing, the sample is placed on the platform, and the load is applied gradually using PLC control for efficient, consistent testing. The tester’s accuracy ensures precise measurements, allowing manufacturers to prevent packaging failures during shipping or stacking. This data is invaluable for packaging engineers as it helps them design more durable packaging that can withstand the rigors of shipping and handling.

III. Parameter Utama Penguji Beban Atas

Rentang Uji 0-1000N (atau sesuai kebutuhan)
Tinggi Sampel 700 mm2
Diameter Sampel 120mm maks
Uji Kecepatan 1~500mm/menit
Akurasi Perpindahan 0,01 mm
Akurasi Gaya 0.5% Skala Penuh
Kontrol Layar PLC dan HMI
Keluaran Data layar, Mikroprinter (opsional), RS232 (opsional)
Kekuatan Tegangan 110~ 220V, 50/60Hz

IV. Fitur Utama dan Manfaat Top Load Tester

Sebuah modern penguji beban atas dilengkapi dengan beberapa fitur canggih yang meningkatkan kinerjanya, termasuk:
  • Layar sentuh HMI 7 inci untuk pengoperasian yang mudah.
  • Kontrol PLC yang menjamin fungsi yang lancar dan efisien.
  • Sekrup bola presisi untuk hasil yang akurat setiap saat.
  • Kecepatan pengujian yang dapat disesuaikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengujian material.
  • Kompatibilitas dengan beberapa pelat kompresi berbagai bentuk dan diameter.
  • Perlindungan kelebihan beban dan fungsi pengembalian otomatis untuk mencegah kerusakan pada instrumen.
  • Mikroprinter opsional untuk mencetak hasil tes.
  • Pelabuhan RS232 untuk komunikasi data dan paket perangkat lunak profesional opsional.
Penguji beban atas juga menawarkan program pengujian unik untuk memenuhi persyaratan pengujian tertentu:
  • Uji Puncak: Mengukur beban tekan maksimum yang dapat ditahan suatu wadah.
  • Uji Deformasi Tetap: Mengukur beban saat wadah mencapai titik deformasi tertentu.
  • Uji Beban Tetap: Menilai bagaimana sampel berubah bentuk di bawah beban tertentu.
  • Uji Kompresi Tunggal: Memampatkan wadah satu kali dan menganalisis hasilnya.
  • Uji Kompresi Siklus: Memampatkan wadah beberapa kali untuk analisis daya tahan dan kinerja.
Fitur-fitur ini tidak hanya menyederhanakan proses pengujian tetapi juga memastikan bahwa hasilnya sangat akurat, memberikan produsen data yang dapat diandalkan untuk meningkatkan desain kemasan dan memenuhi standar industri.

V. Metode Uji untuk Pengujian Beban Atas

Proses pengujian beban atas melibatkan beberapa langkah untuk memastikan bahwa sampel kapasitas menahan beban diukur secara akurat. Prosesnya meliputi:
  • Persiapan sampel: Memastikan sampel ditempatkan dan sejajar dengan benar dalam peralatan uji.
  • Penerapan gaya: Mesin menerapkan gaya kompresi bertahap ke atas sampel menggunakan sekrup bola presisiGaya meningkat hingga sampel mencapai kapasitas beban maksimum atau mulai rusak.
  • Analisis hasil: Hasilnya dianalisis untuk menentukan beban maksimum sampel dapat bertahan sebelum mengalami deformasi atau keruntuhan. Hasil ini membantu produsen menilai apakah kemasan mereka sesuai dengan tujuannya.
Hasil pengujian dapat disempurnakan lebih lanjut melalui penggunaan program pengujian khusus, seperti siklus kompresi, yang memampatkan sampel beberapa kali untuk mengukur kinerjanya di bawah tekanan berulang.

VI. Standar yang Relevan untuk Pengujian Beban Atas

Kepatuhan terhadap standar internasional sangat penting untuk memastikan bahwa pengujian beban atas akurat dan dapat dibandingkan di berbagai industri. Standar berikut merupakan bagian integral dari pengujian beban atas:

1. Standar ISO 8113

ISO 8113 menguraikan persyaratan pengujian beban atas untuk kemasan karton, dengan fokus pada gaya tekan dan pengaruhnya terhadap integritas kemasan.

2. ASTM D642

ASTM D642 banyak digunakan untuk mengukur resistensi kompresif dari kontainer pengiriman, terutama wadah papan serat bergelombang dan padat. Pengujian ini penting untuk memastikan bahwa wadah dapat menahan tekanan yang diberikan selama pengangkutan.

3. ASTM D2659

ASTM D2659 mengevaluasi tahan terhadap benturan wadah termoplastik, seperti botol plastik yang digunakan dalam industri pengemasan, di bawah kompresi kolom.

4. Bahasa Indonesia: ASTM D4577

ASTM D4577 mengukur bagaimana kontainer pengiriman bertahan di bawah keduanya statis Dan beban dinamis, memastikan bahwa produk tetap aman selama transit.

5. ASTM D4169

ASTM D4169 menguraikan pengujian komprehensif untuk kontainer pengiriman, mensimulasikan lingkungan distribusi dunia nyata untuk mengevaluasi kinerja dan daya tahan bahan pengemasan.

VII. Aplikasi Top Load Tester di Berbagai Industri

Penguji beban atas digunakan dalam berbagai industri untuk memastikan kekuatan dan daya tahan kemasan, termasuk:
  • Kemasan: Untuk menguji botol plastik dan kaca, karton, dan wadah.
  • Farmasi: Untuk mengevaluasi kekuatan kompresi kemasan medis.
  • Minuman: Untuk menguji kekuatan wadah minuman.
  • Industri makanan: Untuk memvalidasi kekuatan kemasan guna menjaga keamanan produk.
  • Perekat dan sealant: Untuk memastikan kemasan dapat menahan gaya tekan selama pengangkutan.

VIII. Memilih Alat Uji Beban Atas yang Tepat

Saat memilih penguji beban atas, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti kapasitas beban, presisi, kecepatan pengujian, dan kepatuhan dengan standar industri. Di Cell Instruments, kami menawarkan berbagai alat uji beban atas yang memenuhi berbagai kebutuhan pengujian, membantu produsen mengoptimalkan desain kemasan mereka dan memastikan keamanan produk.

Tanya Jawab tentang Penguji Beban Atas

1. Produk apa yang dapat diuji dengan penguji beban atas? Penguji beban atas dapat mengevaluasi kekuatan kompresi berbagai bahan kemasan, termasuk botol plastik, wadah kaca, karton, dan kemasan termoplastik. 2. Mengapa pengujian beban atas penting untuk pengemasan? Pengujian beban atas memastikan bahwa bahan pengemasan dapat menahan gaya yang diterapkan selama penumpukan, pengiriman, dan penanganan, mengurangi risiko kerusakan produk. 3. Bagaimana kepatuhan terhadap standar ASTM dan ISO menguntungkan produsen? Kepatuhan terhadap standar seperti ISO 8113, ASTM D642, dan ASTM D2659 membantu produsen memenuhi peraturan industri, memastikan kualitas produk, dan mengurangi risiko keuangan yang terkait dengan kegagalan pengemasan. 4. Bisakah penguji beban atas digunakan untuk pengujian khusus? Ya, penguji beban atas sering kali dilengkapi dengan fitur yang dapat diprogram seperti siklus kompresi Dan pengujian deformasi tetap, memungkinkan pengujian khusus berdasarkan persyaratan tertentu. 5. Bagaimana penguji beban atas berkontribusi terhadap keberlanjutan? Dengan mengidentifikasi optimal kapasitas menahan beban pengemasan, produsen dapat mengurangi penggunaan material dan limbah, sehingga berkontribusi pada praktik produksi yang lebih berkelanjutan.

Artikel Terkait

id_IDID
Gulir ke Atas

Dapatkan penawaran dan metode gratis?

Isi formulir di bawah ini, dan kami akan segera menghubungi Anda.