{"id":9834,"date":"2026-02-24T15:11:44","date_gmt":"2026-02-24T07:11:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.packqc.com\/standard\/iso-719-2\/"},"modified":"2026-04-16T09:54:21","modified_gmt":"2026-04-16T01:54:21","slug":"iso-719","status":"publish","type":"standard","link":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/standard\/iso-719\/","title":{"rendered":"Standar ISO 719"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa yang dimaksud dengan ISO 719?<\/h2>\n\n\n\n<p><strong data-start=\"1071\" data-end=\"1087\">ISO 719:2020<\/strong> adalah standar internasional yang berjudul <em data-start=\"1125\" data-end=\"1220\">\u201cKaca - Ketahanan hidrolitik butiran kaca pada suhu 98 \u00b0C - Metode pengujian dan klasifikasi.\u201d<\/em> Ini mendefinisikan prosedur untuk menguji seberapa tahan butiran kaca terhadap air pada suhu tinggi. Pengujian ini mengukur volume asam yang diperlukan untuk menetralkan alkali yang diekstraksi dari massa kaca tertentu. Hasil dapat dilaporkan berdasarkan volume asam atau kandungan natrium oksida yang setara, memberikan dasar yang dapat diukur untuk klasifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Standar ini dirancang khusus untuk <strong data-start=\"1605\" data-end=\"1635\">jenis kaca yang kurang tahan<\/strong>, seperti <strong data-start=\"1645\" data-end=\"1664\">gelas soda-kapur<\/strong>, tidak seperti <strong data-start=\"1673\" data-end=\"1684\">Standar ISO 720<\/strong>, yang menargetkan borosilikat dan gelas yang lebih stabil secara kimiawi lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Uji Ketahanan Hidrolitik untuk Kaca: Mengapa Ini Penting<\/h2>\n\n\n\n<p>Itu <strong data-start=\"1824\" data-end=\"1864\">uji ketahanan hidrolitik untuk kaca<\/strong> menentukan berapa banyak bahan alkali yang larut ke dalam air apabila kaca terpapar pada suhu tinggi. Data ini sangat penting untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memastikan stabilitas kimiawi <strong data-start=\"2032\" data-end=\"2061\">wadah farmasi<\/strong> seperti ampul, botol, dan botol oral.<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah degradasi produk yang disebabkan oleh interaksi antara kemasan dan obat.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengklasifikasikan jenis kaca berdasarkan daya tahan dan memilih bahan kemasan yang sesuai.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Peringkat ketahanan hidrolitik yang buruk dapat mengindikasikan risiko pelindian alkali, yang dapat mengganggu masa simpan atau keamanan konten.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prosedur Uji Butir Kaca Berdasarkan ISO 719<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Persiapan Sampel<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong data-start=\"2601\" data-end=\"2613\">Menghancurkan<\/strong>: Benda-benda kaca (anil) dihancurkan secara manual atau mekanis menjadi butiran.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"2693\" data-end=\"2704\">Menyaring<\/strong>: Butiran dipisahkan menggunakan saringan 710 \u00b5m, 500 \u00b5m, dan 300 \u00b5m. Hanya butiran yang melewati 500 \u00b5m tetapi tertahan pada 300 \u00b5m yang digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"2841\" data-end=\"2853\">Pembersihan<\/strong>: Biji-bijian dicuci dengan aseton dan dibersihkan dalam penangas ultrasonik. Biji-bijian tersebut kemudian dikeringkan pada suhu 140\u00b0C.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Prosedur Pengujian<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong data-start=\"2978\" data-end=\"2990\">Menimbang<\/strong>2 g biji-bijian bersih dan kering ditimbang ke dalam masing-masing dari tiga labu ukur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"3069\" data-end=\"3083\">Ekstraksi<\/strong>: Labu diisi dengan air kelas 2 dan dipanaskan dalam bak mandi hingga 98\u00b0C selama 60 menit.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"3173\" data-end=\"3186\">Titrasi<\/strong>: Setelah pendinginan, sebagian cairan supernatan dititrasi dengan menggunakan metil merah sebagai indikator untuk menentukan jumlah alkali yang dilepaskan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Klasifikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan volume titran yang digunakan, kaca diklasifikasikan ke dalam kelas ketahanan hidrolitik. Volume yang lebih tinggi menunjukkan pelepasan alkali yang lebih besar, yang menunjukkan ketahanan hidrolitik yang lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sorotan Instrumen: GHR-01A oleh Cell Instruments<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk merampingkan proses <a href=\"https:\/\/www.iso.org\/standard\/77843.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Standar ISO 719<\/a> proses pengujian dan mengurangi beban kerja manual, Cell Instruments menawarkan <strong data-start=\"3695\" data-end=\"3747\">Alat Uji Ketahanan Hidrolitik Butiran Kaca GHR-01A<\/strong>. Ini mengotomatiskan proses <strong data-start=\"3766\" data-end=\"3808\">proses penghancuran dan pengayakan getaran<\/strong>, memastikan persiapan sampel yang dapat diulang dan akurat.<br><strong data-start=\"3864\" data-end=\"3881\">Fitur Utama:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong data-start=\"3885\" data-end=\"3919\">Penghancuran dan Pengayakan Otomatis<\/strong>: Memastikan keseragaman sampel dan kepatuhan terhadap standar ISO.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"3984\" data-end=\"4007\">Antarmuka Sentuh HMI<\/strong>: Meningkatkan kontrol pengguna dan kemudahan pengoperasian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"4056\" data-end=\"4075\">Fitur Keamanan<\/strong>: Pelindung percikan kaca dan sistem pengumpulan limbah meningkatkan keamanan dan kebersihan laboratorium.<\/li>\n\n\n\n<li><strong data-start=\"4167\" data-end=\"4195\">Presisi dan Efisiensi<\/strong>: Pengayakan otomatis memberikan sampel uji yang lebih konsisten dan meminimalkan kesalahan manusia.<a href=\"https:\/\/www.packqc.com\/id\/product\/sale-glass-grain-hydrolytic-resistance-tester\/\"> <\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>GHR-01A sangat direkomendasikan untuk laboratorium dan perusahaan farmasi yang ingin mematuhi ISO 719 dan merampingkan proses kontrol kualitas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">\n\t\t\t\tHubungi Kami Dapatkan Solusi Pengujian ISO 719\t\t\t\t<\/h2>\n\n\n\n<p>ISO 719 memainkan peran penting dalam mengkualifikasi dan mengklasifikasikan bahan kaca yang digunakan dalam kemasan farmasi. Dengan mengikuti prosedur standar ini, produsen dan laboratorium dapat menilai secara akurat <strong data-start=\"5254\" data-end=\"5279\">resistensi hidrolitik<\/strong>, meningkatkan <strong data-start=\"5289\" data-end=\"5310\">jaminan kualitas<\/strong>, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Dengan instrumen seperti Cell Instruments \u2019 <strong data-start=\"5386\" data-end=\"5397\">GHR-01A<\/strong>, proses pengujian menjadi lebih efisien, lebih aman, dan dapat diandalkan-memberdayakan laboratorium Anda untuk mempertahankan standar tertinggi dalam keamanan dan kinerja produk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tanya Jawab Umum<\/h2>\n\n\n\n<p>1. Apa tujuan dari ISO 719?<br>ISO 719 digunakan untuk mengevaluasi ketahanan hidrolitik butiran kaca pada suhu 98\u00b0C, membantu mengklasifikasikan daya tahan kimiawi jenis kaca, khususnya kaca soda-kapur.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Jenis kaca apa yang cocok untuk pengujian berdasarkan ISO 719?<br>Standar ini berlaku untuk kaca yang kurang tahan terhadap bahan kimia, terutama kaca soda-kapur. Jenis yang lebih tahan, seperti kaca borosilikat, sebaiknya diuji dengan menggunakan ISO 720.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Berapa ukuran sampel yang diperlukan untuk pengujian ISO 719?<br>Setidaknya diperlukan 2 gram butiran per pengujian, dengan ukuran butiran antara 300 \u00b5m dan 500 \u00b5m.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Bagaimana GHR-01A meningkatkan pengujian ISO 719?<br>GHR-01A mengotomatiskan proses penghancuran dan pengayakan, meningkatkan presisi, mengurangi kesalahan manual, serta meningkatkan keamanan dan efisiensi laboratorium.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Apa yang ditunjukkan oleh resistensi hidrolitik yang tinggi?<br>Resistensi yang tinggi berarti pelindian alkali yang rendah, yang menunjukkan bahwa kaca stabil secara kimiawi dan cocok untuk aplikasi farmasi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>What is ISO 719? ISO 719:2020 is the international standard titled &#8220;Glass \u2014 Hydrolytic resistance of glass grains at 98 \u00b0C \u2014 Method of test and classification.&#8221; It defines a procedure for testing how resistant glass grains are to water at elevated temperatures. The test measures the volume of acid needed to neutralize alkali extracted [&hellip;]<\/p>","protected":false},"featured_media":5519,"parent":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":true,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-gradient":""}}},"standard-category":[612],"class_list":["post-9834","standard","type-standard","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","standard-category-iso"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard\/9834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/standard"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"standard-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.packqc.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/standard-category?post=9834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}